Lagi, Mahasiswa FISIP Universitas Jember Ukir Prestasi di Kancah Nasional dalam Lomba Penulisan Ilmiah bertema Pandemi Covid-19

Alfareza didampingi Wakil Dekan III menghadap Dekan FISIP UNEJ

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember tiada henti-hentinya mengukir prestasi bertaraf nasional maupun internasional. Setelah di awal tahun 2020 yang lalu, ada mahasiswa yang menjadi juara tingkat internasional di Turki, kini ada mahasiswa yang kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember Prof. Dr. Hadi Prayitno, M.Kes kemarin siang Senin 18 Mei 2020, menerima kedatangan mahasiswa FISIP yang menjadi Juara Lomba Penulisan Opini Mahasiswa Tingkat Nasional bertema Penanganan Covid-19 di ruang kerjanya. Alfareza Firdaus, mahasiswa Administrasi Negara 2018 didampingi oleh Wakil Dekan III FISIP, Dr. Anastasia Murdyastuti, M.Si menghadap Dekan guna menceritakan pengalamannya saat seminggu yang lalu menjadi Juara 1 Lomba Penulisan Opini Mahasiswa Tingkat Nasional. Lomba penulisan opini tersebut diselenggarakan oleh  Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Aceh. Alfareza menang berkat tulisannya mengenai pertanian perkotaan (urban farming) yang diberinya judul Urban Farming Masa Pandemi Covid-19 : Optimalisasi Potensi Geografis di Kabupaten Bondowoso. Dalam mengikuti Lomba tersebut, mahasiswa yang akrab dipanggil Reza ini mengangkat tema Urban Farming di tengah wabah Covid-19. Di ruang kerja Dekan, Reza memaparkan singkat tulisannya dimana penyebaran virus COVID-19 di Indonesia menyebar begitu cepat. Timbul banyak permasalahan salah satunya masalah pangan. Pangan menjadi urgensi penting pada saat ini mengingat kebijakan pemerintah tentang PSBB yang membuat masyarakat sulit mengakses pangan melalui gerai – gerai yang tersedia. Pemerintah sebagai regulator juga eksekutor mempunyai peranan penting dalam penanganan masalah COVID-19 terutama menjaga stok pangan tetap aman di tengah pandemi wabah. Salah satu caranya dengan Urban Farming, Urban Farming menjadi ide solutif untuk permasalahan urgensi pengadaan stok pangan karena masyarakat dapat secara mandiri memperoleh pangan di mulai dari pekarangan rumah sendiri. Dengan menanam sayuran, ubi – ubian, tanaman obat keluarga, dan lain – lain yang mempunyai masa panen singkat. Di sisi lain, manfaat bagi keluarga yang mengonsumsi pangan hasil olahan sendiri membuat tubuh sehat karena makanan masih fresh dan bergizi, sehingga membuat daya tahan tubuh baik. Dampak ekonomi pun juga terasa ketika pangan yang dihasilkan sendiri dapat menghasilkan nilai tambah untuk dijual pada orang lain. Pemerintah harus mampu mengambil langkah kebijakan yang inovatif dan responsif dengan memaksimalkan potensi daerah, khususnya pertanian agar masalah stok pangan dan tantangan produktivitas pangan di masa pandemi COVID-19 dapat teratasi dengan baik.

Berfoto bersama di ruang Dekan FISIP UNEJ: dari kiri, Wakil Dekan III Dr. Anastasia Murdyastuti, M.Si, Kasubbag Keuangan bu Nining, Alfareza, Kassubag Akademik, Mawa dan Alumni bu Probowati, S.H. dan Dekan FISIP UNEJ Prof. Dr. Hadi Prayitno, M.Kes

Prof. Hadi, begitu panggilan Dekan FISIP ini memberikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap mahasiswa FISIP yang berprestasi. Di tahun 2020 ini, mahasiswa FISIP UNEJ sudah mengharumkan nama baik FISIP UNEJ baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan didampingi Wakil Dekan III selaku pembina kegiatan mahasiswaan fakultas, Prof. Hadi menyampaikan bahwa pihak Fakultas akan memberikan reward khusus kepada mahasiswanya yang mampu berprestasi di kancah nasional apalagi internasional. Wakil Dekan III FISIP Dr. Anastasia Murdyastuti, M.Si menjelaskan bahwa prestasi mahasiswa akan selalu mendapat perhatian khusus sehingga hal ini dapat menjadi stimulus semangat bagi mahasiswa guna berlomba-lomba menunjukkan dan memaksimalkan potensinya sebagai mahasiswa FISIP yang dapat berprestasi baik dari sisi akademik maupun sisi non akademik seperti prestasi bakat dan minat mahasiswa di bidang olah raga dan seni. Kasubbag. Akademik, kemahasiswaan dan alumni, Probowati, S.H. juga menambahkan bahwa mahasiswa FISIP yang berprestasi akan semakin mudah untuk berkompetisi memperoleh beasiswa karena FISIP UNEJ memiliki berbagai sumber beasiswa bagi mahasiswa baik yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik.

Saat ditemui tim redaksi laman FISIP, Alfareza menjadi termotivasi atas perhatian pihak fakultas bagi prestasi mahasiswa FISIP dan bertekad akan mengikuti even-even akademik lainnya. Nah, tidakkah kalian mahasiswa FISIP ingin ikut berprestasi? Semoga menjadi cambuk semangat bagi mahasiswa FISIP lainnya. Selamat, mas Reza! (cew)

Bookmark the permalink.