Pertama Kali: Yudisium FISIP UNEJ Periode V Tahun Akademik 2019/2020 Digelar secara Daring

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (UNEJ) membuat terobosan baru dalam kegiatan akademiknya yakni menggelar yudisium sarjana dan lulusan diploma secara daring. Yudisium Program Sarjana dan Program Diploma III FISIP UNEJ dilangsungkan pada Kamis, 9 April 2020 yang lalu di Aula lantai 2 Gedung FISIP UNEJ dengan jumlah peserta sebanyak 17 yudisi. Yudisium periode V Tahun Akademik 2019/2020 ini sedikit mundur dari waktu pelaksanaannya dimana seharusnya dilangsungkan pada 27 Maret 2020 yang lalu, sesuai dengan SK Penetapan Penjabat Dekan FISIP UNEJ. Hal ini dampak dari pandemi wabah virus Covid-19 yang tengah melanda hampir seluruh belahan dunia termasuk Indonesia. Akhirnya, sesuai dengan instruksi dari Presiden RI, Mendikbud RI dan surat edaran Rektor Universitas Jember tentang tata cara pelaksanaan kegiatan akademik di perguruan tinggi, yudisium periode ini digelar secara daring. Kegiatan yudisium tersebut dilaksanakan dengan jumlah yang dibatasi untuk menjaga social distance demi memotong dan membatasi penyebaran virus covid-19. Dari jumlah yudisi 17 orang, hanya 2 yang dihadirkan dan 16 yudisi lainnya mengikuti yudisium secara daring. Hadir dalam kegiatan yudisium yang menjadi agenda rutin fakultas yaitu penjabat dekan, wakil dekan bidang kemahasiswaan dan 4 ketua jurusan/program studi yang mahasiswanya ikut dalam yudisium tersebut.

 

Peserta kegiatan Yudisium Periode V Tahun Akademik 2019/2020 adalah 17 yudisi, yang terbagi atas dari diploma dan sarjana strata 1 di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember. Sedangkan yudisi yang dihadirkan hanya 2 orang yang berasal dari kabupaten Jember.

Dalam sambutannya, Penjabat Dekan FISIP, Prof. Dr. Hadi Prayitno, M.Kes menyampaikan prihatin atas wabah virus covid-19 yang melanda bangsa ini sehingga berakibat pula pada pelaksanaan yudisium kali ini dilaksanakan secara daring. Kemudian, beliau juga berpesan kepada seluruh yudisi agar menjadi alumni FISIP UNEJ yang berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara, yang mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan pengalamannya selama berproses di Universitas Jember.

Seperti yang diketahui bersama, wabah virus Corona atau lebih dikenal dengan istilah covid-19 tengah menjadi wabah pandemik di seluruh dunia termasuk Indonesia. Penularannya yang sanagt cepat menyebabkan Pemerintah membuat kebijakan dengan membatasi pergerakan kegiatan seluruh aktivitas warga di seluruh Indonesia. Hal ini pun ditindaklanjuti hingga perguruan tinggi termasuk Universitas Jember. Sejak Rektor Universitas Jember memutuskan seluruh kegiatan akademik di Universitas Jember harus dilaksanakan secara daring, akhirnya berdampak pada ditiadakannya wisuda periode V Tahun Akademik 2019/2020 Universitas Jember. Namun, Penjabat Dekan FISIP UNEJ membuat gebrakan dengan tetap melaksanakan yudisium yang tetap berpedoman pada protokol kesehatan terhadap pencegahan persebaran covid-19. (cew)

Bookmark the permalink.