Program The 9th Nganget International Work Camp 2018, Mahasiswa FISIP Universitas Jember Berpartisipasi

 

Moh. Ata Alfa Rasda, mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Universitas
Jember berpartisipasi dalam Program The 9th Nganget International Work Camp (NIWC)
2018 pada hari Kamis (6/8) yang diadakan Leprosy Care Community Indonesia (LCCI) di
Dusun Ngaget, Singgahan, Tuban Provinsi Jawa Timur yang terdapat salah satu panti
rehabilitasi orang yang terkena penyakit kusta dan juga orang yang sembuh dari kusta tetapi
tidak diterima dikalangan masyarakat, hingga akhirnya menetap di Nganget.
Acara NIWC ini merupakan agenda rutinan LCCI dan NIWC di tahun 2018 ini merupakan
NIWC ke 9 mengusung tema ”Break The Chain Make A Change” yang dilaksanakan pada 6-
19 Agustus 2018.
LCCI merupakan salah satu organisasi yang ada di Universitas Indonesia dengan tujuan
mengurangi deskriminasi terhadap orang yang pernah mengalami kusta melalui aktivitas
pencerdasan dan pemberdayaan masyarakat dengan cara kekeluargaan.
“di Nganget itu banyak masyarakat yang eks-kusta atau pernah mengalami penyakit kusta
tapi sudah sembuh. Nah, kebanyakan penduduk di Nganget berasal dari berbagai daerah.
Setelah sembuh kusta, mereka tidak lagi diterima dimasyarakat dimana mereka tinggal,
akhirnya menetap di Nganget” ujar Ata.
“Padahal kusta itu penyakit yang tidak menular atau sangat lama penularannya dan kusta itu
ada obatnya gratis dari pemerintah. Namun kebanyakan masyarakat tidak mengetahui apa itu
kusta, akhirnya mereka menyimpulkan bahwa kusta itu menular dan orang yang telah terkena
akan sulit diterima di lingkungan sekitar. Oleh karena itu kami bersama-sama melakukan
kegiatan gerakan deskriminasi terhadap orang yang pernah mengalami kusta”, tambahnya.
Untuk mengikuti acara NIWC ini ada 2 tahap seleksi yaitu seleksi pengumpulan motivation
letters dan wawancara dengan total pendaftar ada 88 peserta, pada tahap seleksi akhir hanya
diambil 32 peserta.
Relawan NIWC ada 30 yaitu 20 mahasiswa dari Indonesia dan 10 mahasiswa dari Negara
Jepang. 20 mahasiswa Indonesia berasal dari berbagai universitas diantaranya Universitas
Indonesia, Univrsitas Bengkulu, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang,
Universitas Airlangga, Universitas Jember, Institut Pertanian Bogor, Politeknik Kesehatan
Jakarta, dll.
“kegiatan NIWC sangat bermanfaat, ada work "Membangun jalan menuju area pemakaman
di daerah Nganget", dan ada home visit yang didalamnya kita dapat berinteraksi langsung
dengan para warga yang telah sembuh dari kusta untuk melakukan tanya jawab dan juga
biasanya membantu mereka dalam menjalankan pekerjaannya.” ujarnya.
“Pesan dan kesan saya dala mengikuti acara ini yaitu saya bisa beruntung karena telah
diterima dalam kegiatan internasional ini, walaupun ini menuntut soft skill saya dalam

berbahasa asing. Selain bisa bertukar ide, pikiran, bahasa, serta juga bisa bertukar budaya
baik dari mahasiswa Jepang maupun Indonesia sendiri. Orang di Nganget, Tuban juga
ramah menyambut kedatangan kami. Disana banyak sekali kegiatan yang bermanfaat yang
tidak pernah saya dapatkan dibangku perkuliahan, dengan pengabdian serta kepedulian
terhadap masyarakat Nganget membuat saya benar-benar menjadi mahasiswa, karena dalam
kegiatan ini juga sebagai penerapan tri dharma perguruan tinggi. Semoga di tahun depan ada
generasi volunteer dari UNEJ yang mengikuti NIWC ke 10.” imbuhnya.

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *