Workshop Nasional “Peningkatan Mutu Lulusan Program Studi Kesejahteraan Sosial Melalui Tracer Study” oleh Jurusan Kesejahteraan Sosial

Workshop Nasional “Peningkatan Mutu Lulusan Program Studi Kesejahteraan Sosial
Melalui Tracer Study” oleh Jurusan Kesejahteraan Sosial
Jurusan Kesejahteraan Sosial mengadakan Workshop Nasional bertemakan ‘Peningkatan Mutu
Lulusan Program Studi Kesejahteraan Sosial Melalui Tracer Study’ pada hari Sabtu-Minggu, 10-
11 November 2018 di Aula FISIP Universitas Jember. Acara yang dilaksanakan selama dua hari
ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa kesejahteraan sosial akan
pentingnya peningkatan mutu lulusan kesejahteraan sosial. Pada hari Sabtu, 10 November 2018
dilakukan diskusi dengan menghadirkan enam pemateri dengan dipandu oleh Dr. Purwowibowo,
M.Si pada sesi pertama dan Bapak Arif, S.Sos., M.Si pada sesi kedua selaku Dosen Jurusan
Kesejahteraan Sosial.
Pemateri pertama oleh Bapak Samsul Widodo selaku Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal,
Kemendes, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI yang menjabarkan terkait
pentingnya pembangunan kualitas pribadi agar mampu mengikuti perkembangan teknologi
dengan berbagai inovasi baru, dijelaskan pula bagaimana peran teknologi digital dalam kegiatan
perindustrian di Indonesia. Pemateri kedua oleh Bapak Parwoto Tjondo Sugianto selaku
Konsultan World Bank menjelaskan terkait pemberdayaan manusia dalam menanggulangi
kemiskinan, dimulai dari pembahasan terkait kesejahteraan sosial, pembangunan manusia dan
pemberdayaan masyarakat. pemateria ketiga Bapak Adhi Karyono dari Kementerian Sosial RI
menjelaskan terkait Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial dan program kesejahteraan sosial,
bagaimana partisipasi masyarakat dan stakeholder harus sejalan dengan bantuan sosial oleh
Kemensos. Pemateri keempat Bapak Tommy Rizqi dari Kementerian Dalam Negeri RI
menjelaskan terkait peran pemerintah dan pemerintah daerah dalam pembangunan melalui
perencanaan daerah. Pemateri kelima yaitu Ibu Monalisa Herawati dari Kementerian
Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI menjelaskan tentang
pembangunan kawasan pedesaan, bagaimana peran Kemenko PMK dalam pembangunan
kawasan desa. Pemateri terakhis Ibu Early Rahmawati dari NGO Perkumpulan untuk
Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) menjelaskan terkait peran PUPUK sebagai sebuah Lembaga
Sosial Masyakat, bagaimana konsep permasalahan sosial dan solusi penanggulangan.
Pada hari Minggu, 11 November 2018 kembali dilakukan diskusi dengan menghadirkan empat
pemateri yang berasal dari profesi pekerjaan sosial untuk membagikan pengalaman yang dimiliki
dalam bidang kesejahteraan sosial. Jurusan Kesejahteraan Sosial mengundang Bapak Purnama
Sudi selaku Anggota DPR RI, Ibu Dinda Lisna Amalia dari Perwakilan Pemerintah Jerman, Ibu
Eliyah Khoiroh dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, serta Ragil Supriyo Mulyanto yang
bekerja di Balai Besar Rehab Bina Grahita (BBRSBG) Kartini Temanggung. Diharapkan melalui
acara ini mahasiswa menjadi lebih paham akan profesi pekerjaan sosial dan mampu mengenali
tuntutan kualitas yang harus dimiliki oleh lulusan kesejahteraan sosial.

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *