Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember menyelenggarakan kuliah tamu Sosiologi Lingkungan bertajuk Analisis Pengelolaan Sampah oleh Pemerintah dan Pendidikan Lingkungan Sekolah di Kitakyushu, Jepang pada Senin (18/5/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 13.30–17.30 WIB ini menghadirkan dua narasumber dari Universitas Kitakyushu, Jepang, yaitu Prof. Hiroyuki Miyake dan Indriyani Rachman, M.S., Ph.D. Kuliah tamu ini memberikan gambaran mengenai pengalaman Kota Kitakyushu dalam mengembangkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan melalui sistem pengelolaan sampah, pendidikan lingkungan, serta berbagai program sosial yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Dalam pemaparannya, Prof. Hiroyuki Miyake menjelaskan bahwa keberhasilan Kitakyushu sebagai salah satu kota percontohan pembangunan berkelanjutan di Jepang tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat dalam sistem pengelolaan sampah. Warga didorong untuk melakukan pemilahan sampah rumah tangga secara disiplin berdasarkan jenis dan karakteristiknya sebelum dikumpulkan dan diproses lebih lanjut oleh fasilitas daur ulang.

Sistem tersebut didukung oleh keberadaan Kitakyushu Eco-town, kawasan industri daur ulang yang mengintegrasikan berbagai fasilitas pengolahan limbah. Melalui kawasan ini, beragam material seperti kertas, logam, botol plastik PET, hingga minyak goreng bekas dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna. Pengelolaan sampah tidak hanya dipahami sebagai upaya mengurangi limbah, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan ekonomi sirkular yang berorientasi pada pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan. Selain pengelolaan sampah, Kota Kitakyushu juga mengembangkan berbagai infrastruktur pendukung perlindungan lingkungan, termasuk fasilitas pengolahan air limbah dan sistem pengamanan kawasan pesisir untuk mencegah pencemaran lingkungan. Upaya lain yang menarik adalah praktik upcycling, yaitu pemanfaatan kembali bahan-bahan bekas seperti kain kimono dan kain perca menjadi tas belanja ramah lingkungan serta produk lainnya yang bernilai ekonomis.

 Indriyani Rachman, M.S., Ph.D. menyoroti pentingnya pendidikan lingkungan sebagai fondasi dalam membangun budaya keberlanjutan di masyarakat. Menurutnya, pendidikan lingkungan di Kitakyushu tidak hanya diajarkan melalui materi pembelajaran di kelas, tetapi juga diterapkan dalam berbagai aktivitas sehari-hari di sekolah. Salah satu praktik yang diperkenalkan adalah penerapan Education for Sustainable Development (ESD) melalui kalender pembelajaran yang mengintegrasikan isu-isu keberlanjutan ke dalam berbagai mata pelajaran. Siswa diajak memahami hubungan antara aktivitas manusia dan lingkungan melalui pengalaman langsung, seperti pengelolaan sampah organik, pembuatan kompos, hingga kegiatan bercocok tanam yang hasilnya dapat dimanfaatkan bersama. Selain itu, peserta kuliah juga diperkenalkan pada program Machitanken atau eksplorasi lingkungan, yaitu kegiatan yang mengajak siswa mengamati kondisi lingkungan sekitar sebagai bagian dari proses pembelajaran. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak usia dini sekaligus memperkuat keterhubungan antara sekolah dan masyarakat.

Kuliah tamu juga membahas peran organisasi sosial dalam menjawab persoalan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu contoh yang disampaikan adalah Food Bank Kitakyushu (FBK) Life Again yang mengelola distribusi kelebihan pangan dari rumah tangga maupun perusahaan kepada kelompok yang membutuhkan. Inisiatif tersebut tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi limbah pangan, tetapi juga mendukung upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan anak. Melalui program seperti Children’s Restaurant dan Step Up Cram School, organisasi ini menyediakan ruang belajar, dukungan pendidikan, serta akses terhadap makanan bergizi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut menunjukkan bahwa isu lingkungan dan isu sosial dapat ditangani secara bersamaan melalui pendekatan yang terintegrasi.

Dalam sesi diskusi, kedua narasumber juga menyoroti tantangan lingkungan global, khususnya persoalan sampah plastik dan mikroplastik yang semakin memengaruhi ekosistem laut dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, perubahan perilaku individu dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, mulai dari pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, efisiensi energi, hingga penerapan nilai  penghargaan terhadap setiap sumber daya agar tidak terbuang percuma. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh perspektif mengenai bagaimana kebijakan pemerintah, sistem pendidikan, dunia industri, organisasi sosial, dan partisipasi masyarakat dapat saling mendukung dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Pengalaman Kota Kitakyushu menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan hanya persoalan teknologi atau regulasi, melainkan juga hasil dari proses pembelajaran sosial yang berlangsung secara berkelanjutan dalam kehidupan masyarakat. Kuliah tamu ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Sosiologi Universitas Jember dalam memperkaya wawasan mahasiswa mengenai isu lingkungan global sekaligus memperkuat kerja sama akademik internasional di bidang sosiologi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Kuliah Tamu FISIP Hadirkan Nonton Bareng Film “Pesta Babi Kolonialisme di Zaman Kita”

Ruang Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember berubah menjadi ruang diskusi kritis, Sabtu (23/05/2026), saat menggelar kuliah tamu bertema “Media dan Komunikasi Politik Global” dengan metode nonton bareng film dokumenter berjudul Pesta...

Gelar Kuliah Umum Bersama BRIN Bahas Pertanian Industri dan Transformasi Sosial Pedesaan

Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Pertanian Industrial dan Transformasi Sosial Pedesaan: Penguatan Project Based Learning (PBL) dalam Sosiologi Pertanian Bersama BRIN”...

Gali Potensi Kreatif, FISIP Universitas Jember Resmi Buka Pekan Seni Mahasiswa 2026

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember resmi menggelar panggung kreatif tahunan, Pekan Seni Mahasiswa tingkat Fakultas (Pekasima) 2026. Acara yang dinantikan oleh ratusan mahasiswa ini berpusat di Ruang Aula FISIP Universitas Jember. Sejak...

Perkuat Daya Saing Global, FISIP Gelar Kuliah Tamu Bersama Konsul Jenderal Jepang

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember sukses menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu (Visiting Lecture) pada hari Rabu, 20 Mei 2026 pukul 09.00 WIB. Bertempat di Aula FISIP Universitas Jember, acara penting ini dihadiri oleh para mahasiswa...

Perkuat Daya Saing Daerah, Magister Ilmu Administrasi Bedah Kompetensi Keilmuan Berbasis Case Method

Program Studi Magister Ilmu Administrasi (MIA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember menggelar kegiatan strategis bertajuk "Mapping Kajian dan Kompetensi Keilmuan" yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026. Bertempat di...

Tingkatkan Spiritual, DWP Universitas Jember Gelar Pengajian dan Pelepasan Jamaah Haji

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Jember menyelenggarakan kegiatan spiritual bertajuk "Pengajian dan Pelepasan Jamaah Haji" yang bertempat di Aula FISIP Universitas Jember pada Selasa, 5 Mei 2026. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus DWP, perwakilan...

Prodi Doktor Ilmu Administrasi Gelar Workshop Penataan Mata Kuliah dengan Konsentrasi Administrasi Publik dan Bisnis

Program Studi Doktor Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember menyelenggarakan workshop intensif selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Mei 2026, bertempat di Ruang Internasional FISIP. Program Doktor dengan konsentrasi...

Seminar UKMK Berkepal 2026 Bedah Strategi Bisnis Berbasis Limbah di FISIP UNEJ

Unit Kegiatan Mahasiswa Kewirausahaan (UKMK) Berkepal Universitas Jember sukses menyelenggarakan seminar nasional bertajuk "Smart Creativepreneur: Membangun Bisnis Inovatif berbasis Product Waste & Sustainability di Era 2026". Acara yang berlangsung pada Minggu, 3...

Komitmen Mutu Tri Dharma, Prodi Administrasi Negara FISIP UNEJ Sukses Sabet Predikat “UNGGUL”

Program Studi (Prodi) Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (UNEJ) sukses menorehkan prestasi gemilang. Berdasarkan hasil keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK),...

FISIP UNEJ Dorong Penguatan UMKM Situbondo melalui FGD Penyusunan Modul UMKM

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Laporan Akhir Penyusunan Modul UMKM Kabupaten Situbondo. Kegiatan ini melibatkan...