SEJARAH
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

Sejarah dan Perkembangan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember

Babak I: Kelahiran di Era Yayasan Tawang Alun (1961-1963)

Babak I: Kelahiran di Era Yayasan Tawang Alun (1961-1963)

Perjalanan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember diawali dari sebuah semangat untuk membangun pusat pendidikan tinggi di wilayah tapal kuda Jawa Timur. Pada 15 September 1961, Yayasan Tawang Alun secara resmi mendirikan Fakultas Sosial dan Politik, menjadikannya fakultas kedua di lingkungan Universitas Tawang Alun yang masih belia. Fakultas ini merupakan penjelmaan dan pemantapan dari Fakultas Administrasi Negara dan Perusahaan yang telah dirintis setahun sebelumnya, dengan mempertahankan dan mengembangkan Jurusan Ilmu Administrasi Negara sebagai satu-satunya jurusan pada awal berdirinya.

Tantangan utama di masa perintisan ini adalah kekurangan tenaga pengajar yang memadai. Solusi cerdas pun ditempuh dengan mendatangkan para ahli dan akademisi sebagai dosen luar biasa dari kota-kota besar terdekat seperti Malang dan Surabaya. Upaya ini dibarengi dengan rekrutmen sarjana-sarjana lokal yang diharapkan dapat menjadi tulang punggung pengajar tetap di masa depan. Seiring berjalannya waktu, upaya pengembangan pun dilakukan dengan membuka Jurusan Hubungan Internasional pada tahun ajaran 1962/1963. Pembukaan jurusan ini tidak lepas dari bantuan dan sokongan akademik dari Fakultas Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, yang mengirimkan sejumlah dosennya untuk mengajar di Jember.

Pada fase awal ini, kepemimpinan Fakultas Sosial dan Politik Universitas Tawang Alun dipegang oleh Drs. Soepardi Soerjohartono sebagai Dekan pertama, dengan Drs. Suparman Hadi mendampingi sebagai Sekretaris Fakultas. Kepemimpinan awal ini bertugas membangun fondasi akademik dan administratif yang kokoh bagi fakultas yang masih sangat muda.

Babak II: Transisi Menjadi Bagian Universitas Brawijaya (1963-1964)

Babak II: Transisi Menjadi Bagian Universitas Brawijaya (1963-1964)

Lanskap pendidikan tinggi nasional mengalami perubahan pada tahun 1963. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 1 Tahun 1963 tanggal 5 Januari 1963, Universitas Tawang Alun bersama Universitas Brawijaya Malang dinegerikan. Imbasnya, Fakultas Sosial dan Politik yang berada di Jember secara resmi berubah status menjadi Fakultas Sosial dan Politik Universitas Brawijaya cabang Jember. Dalam periode transisi ini, kepemimpinan fakultas beralih kepada Drs. R. Soesilo sebagai Dekan, dengan Soenarko, Sarjana Hukum menjabat sebagai Sekretaris.

Periode di bawah naungan Universitas Brawijaya ini justru diwarnai oleh tugas strategis yang diberikan kepada fakultas. Atas permintaan Pemerintah dan Komando Daerah Militer VIII/Brawijaya, fakultas diberi mandat untuk menyelenggarakan program peningkatan kualifikasi (up-grade) bagi para karyawan, baik dari kalangan militer maupun sipil, di wilayah Jember dan sekitarnya. Mandat ini diwujudkan dengan mendirikan Jurusan Dana Karya yang khusus melayani mahasiswa berstatus karyawan. Keberadaan jurusan ini kemudian dilembagakan secara resmi bersamaan dengan peresmian Universitas Brawijaya Cabang Jember pada 10 November 1964. Jurusan Dana Karya inilah yang kelak berevolusi menjadi Jurusan Administrasi Niaga yang tangguh. Dengan demikian, menjelang akhir tahun 1964, FISIP telah memiliki tiga pilar jurusan: Ilmu Administrasi Negara, Hubungan Internasional, dan Administrasi Niaga.

Babak III: Merdeka dan Membangun Tradisi Akademik (1964-1990)

Babak III: Merdeka dan Membangun Tradisi Akademik (1964-1990)

Sebuah babak baru yang menentukan dimulai ketika Universitas Negeri Djember yang kemudian menjadi Universitas Jember memisahkan diri dan berdiri sebagai perguruan tinggi negeri yang mandiri berdasarkan Keputusan Menteri PTIP No. 151 Tahun 1964. Kemandirian ini membawa angin segar dan tantangan baru bagi fakultas, yang sejak itu resmi bernama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Struktur kepemimpinan pun disesuaikan dengan pola yang lebih komprehensif:

  • Dekan: Drs. R. Soesilo
  • Wakil Dekan I: Drs. Achmad Khusyairi
  • Wakil Dekan II: Drs. Toekidjan Prawirosoedirdjo
  • Wakil Dekan III: Drs. I Gede Widja

Setelah Drs. R. Soesilo mengundurkan diri pada 1 Januari 1966, fakultas untuk sementara dipimpin oleh sebuah Presidium Triumvirat yang terdiri dari Achmad Khusyairi, Toekidjan Prawirosoedirdjo, dan Soenarko, SH. Masa presidium berakhir pada pertengahan 1966, dan kepemimpinan formal dilanjutkan oleh seorang akademisi senior, Prof. Mr. KRMTD Tirtodiningrat, S.H, sebagai Dekan. Beliau didampingi oleh para Wakil Dekan yang sebagian besar merupakan sosok dari kepemimpinan sebelumnya yaitu Wakil Dekan I       : Drs. Achmad Khusyairi, Wakil Dekan I : Drs. Toekidjan Prawirosoedirdjo, dan Wakil Dekan III: Drs. I Gede Widja

Prestasi akademik pertama yang membanggakan tercipta pada awal tahun 1968, ketika FISIP berhasil meluluskan sarjana-sarjana perdana dari Jurusan Ilmu Administrasi Negara. Para lulusan terbaik ini tidak hanya menambah jumlah intelektual di masyarakat, tetapi juga menjadi solusi atas masalah kekurangan dosen, karena beberapa di antaranya direkrut kembali untuk mengabdi sebagai staf pengajar tetap. Tonggak sejarah kepemimpinan berikutnya terjadi pada tahun 1969, ketika Drs. Achmad Khusyairi terpilih sebagai Dekan. Susunan kepemimpinan yang dipimpinnya, yang melibatkan Drs. Toekidjan Prawirosoedirdjo, Drs. Achmad Satar, dan Drs. Iljas Bakri sebagai Wakil Dekan, kemudian dikukuhkan melalui Surat Keputusan Rektor pada tahun 1970. Kepemimpinan ini berperan besar dalam mengkonsolidasi dan menstabilkan pertumbuhan fakultas selama dasawarsa-dasawarsa berikutnya.

Babak IV: Diversifikasi dan Respons terhadap Kebutuhan Pasar (1990-2005)

Babak IV: Diversifikasi dan Respons terhadap Kebutuhan Pasar (1990-2005)

FISIP Universitas Jember memasuki era transformasi yang dinamis pada pertengahan tahun 1990-an, di bawah kepemimpinan yang berkelanjutan dan fokus pada pengembangan program studi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan pasar kerja. Dipimpin oleh Drs. Soenardjo Danuwasito sebagai (Dekan), dan didampingi oleh Drs. Nurudin M yasin (Wakil Dekan I), Drs. Soekron Sjah, SU (Wakil Dekan II), dan Drs. Soeranto Soerantomo (Wakil Dekan III). Dilanjutkan oleh Periode Kepemimpinan Pengawal Diversifikasi Awal (1994-1997) Pada periode ini, FISIP dipimpin oleh:

  • Dekan: Profesor Doktor (Drs.) Bariman
  • Wakil Dekan I: Drs. Asrial Aziz
  • Wakil Dekan II: Drs. Hendro Muljono
  • Wakil Dekan III: Drs. Humaidi, Sarjana Utama

Di bawah kepemimpinan ini, tonggak sejarah penting dicapai dengan dibukanya program vokasi pertama di FISIP. Berkat kerjasama strategis antara Direktorat Jenderal Pajak Departemen Keuangan RI dengan Universitas Jember, maka pada tanggal 20 Januari 1996 berdirilah Program Diploma III (D-III) Perpajakan. Program diploma ini secara resmi mulai menerima mahasiswa angkatan perdananya pada Tahun Akademik 1996/1997, menandai komitmen FISIP dalam menyediakan tenaga ahli terampil di bidang fiskal. Periode Kepemimpinan selanjutnya (1997/1998 – 2000/2001) masih dilanjutkan oleh Prof. Drs. Bariman, namun dengan jajaran Wakil Dekan yang mengalami pergantian dan penyesuaian:

  • Dekan: Profesor Doktor (Drs.) Bariman
  • Wakil Dekan I: Drs. Umaidi Radi, MA
  • Wakil Dekan II: Drs. Matnur Haryono
  • Wakil Dekan III: Dra. Hendro Muljono

Periode ini ditandai dengan ekspansi program studi yang sangat produktif:

  • Diploma III Pariwisata: Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor: 175/Kep/1998 tanggal 5 Juni 1998, FISIP membuka program diploma keduanya, yaitu Program D-III Pariwisata. Program ini mulai beroperasi pada Tahun Akademik 1998/1999.
  • Program Ekstensi Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis: Didorong oleh akreditasi bernilai A untuk Program Studi Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis serta tingginya minat masyarakat, FISIP membuka program ekstensi. Landasan hukumnya adalah Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 152/DIKTI/Kep/1999 tanggal 19 April 1999. Program Ekstensi Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis ini menerima mahasiswa perdananya pada Tahun Akademik 1999/2000.
  • Program S1 Ilmu Administrasi Negara Karyasiswa: Untuk menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas aparatur, FISIP menjalin kerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang tertuang dalam Naskah Kerjasama Nomor 7553/J25/PP.9/2000 dan 03/CL/XII/2001. Dari kerjasama ini lahir Program Sarjana (S1) Ilmu Administrasi Negara/Publik (Karyasiswa) yang awalnya dikhususkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun kemudian juga terbuka untuk umum.
  • Program Studi S1 Sosiologi: Memperkaya khazanah keilmuan sosial di FISIP, dibukalah Program Studi S1 Sosiologi berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI Nomor: 341/DIKTI/Kep/2000.

Penataan kelembagaan program-program diploma ini kemudian dikukuhkan melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Jember Nomor 2340/J25/PP.9/2001, yang menempatkan struktur Program D-III Perpajakan dan D-III Pariwisata di bawah naungan Jurusan Ilmu Administrasi FISIP. Estafet kepemimpinan kemudian berpindah kepada:

  • Dekan: Drs. Moch. Toerki
  • Wakil Dekan I: Drs. Agus Budihardjo, Master of Arts
  • Wakil Dekan II: Drs. Radlia Kemang Widjadi, Sarjana Utama
  • Wakil Dekan III: Drs. Fadholi Said, Sarjana Utama

Periode ini merupakan masa konsolidasi dan operasionalisasi dari berbagai program studi yang telah dibuka sebelumnya. Pada November 2004, terjadi pergantian di jajaran pimpinan menyusul terpilihnya Drs. Agus Budihardjo, Master of Arts sebagai Pembantu Rektor II Universitas Jember. Posisi Wakil Dekan I kemudian dijabat oleh Drs. Djoko Poernomo, Magister Sains secara ad-interim selama delapan bulan, yaitu dari November 2004 hingga 15 Juni 2005.

Babak V: Puncak Pencapaian: Menyempurnakan Trilogi Pendidikan Tinggi (2005-2009)

Babak V: Puncak Pencapaian: Menyempurnakan Trilogi Pendidikan Tinggi (2005-2009)

FISIP memasuki era keemasan dalam pengembangan strata pendidikan di bawah kepemimpinan Dr. Uung Nasdia, B.Sw., MS (periode 2005/2006 – 2009/2010) didampingi dengan Drs. Djoko Poernomo, M.Si (Wakil Dekan I), Drs. M. Affandi, MA (Wakil Dekan II), dan Drs. Hartono Djulianto, M.Si (Wakil Dekan III). Dalam periode ini, tonggak sejarah yang sangat penting berhasil dicapai. Jika sebelumnya FISIP telah memiliki Program Magister Administrasi Publik (sejak 2000) yang kemudian bertransformasi menjadi Program Magister Ilmu Administrasi, maka puncaknya adalah perolehan izin penyelenggaraan Program Studi Doktor Ilmu Administrasi (PSDIA). Setelah melalui proses pengajuan proposal yang ketat dan penuh perjuangan mengatasi kendala keterbatasan sumber daya manusia, keberhasilan akhirnya datang. Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 2083/D/T/2008 tanggal 7 Juli 2008 resmi memberi mandat kepada FISIP UNEJ untuk menyelenggarakan pendidikan doktor. Pencapaian ini tidak hanya melengkapi trilogi pendidikan tinggi (S1, S2, S3) di bidang Ilmu Administrasi, tetapi juga meneguhkan posisi FISIP sebagai pusat kajian administrasi yang unggul dengan ciri khas pendekatan “Ilmu Administrasi berbasis Ilmu Sosial dan Ilmu Politik”.

Babak VI: Kepemimpinan Kontemporer dan Visi Ke Depan (2009-Sekarang)

Babak VI: Kepemimpinan Kontemporer dan Visi Ke Depan (2009-Sekarang)

Setelah era pencapaian gemilang, estafet kepemimpinan FISIP terus berlanjut, dipegang oleh para akademisi yang membawa visi penyesuaian dengan tantangan zaman. Periode 2009/2010 – 2013/2014: Di bawah pimpinan Prof. Dr. Hary Yuswadi, MA, FISIP semakin mengukuhkan tradisi penelitian dan pengabdian masyarakat. Beliau didampingi oleh Drs. Himawan Bayu Patriadi, MA., Ph.D (Wakil Dekan I), Drs. Rudy Eko Pramono, M.Si (Wakil Dekan II), dan Drs. Supriyadi, M.Si (Wakil Dekan III).

Periode 2016/2017 – 2020/2021: Pada masa kepemimpinan Dr. Ardiyanto, M.Si, tantangan dunia pendidikan tinggi seperti akreditasi, publikasi internasional, dan kurikulum berbasis KKNI menjadi perhatian utama. Tim pimpinan saat itu terdiri dari Dr. Hadi Prayitno, M. Kes (Wakil Dekan I), Dr. Nur Dyah Gianawati, M.A (Wakil Dekan II), dan Dr. Anastasia Murdyastuti, M. S (Wakil Dekan III). Periode 2021/2022 – 2024/2025: FISIP dipimpin oleh Dr. Djoko Poernomo, M.Si., CIQnR., CSBA, yang pernah menjabat Wakil Dekan di periode sebelumnya. Fokus kepemimpinan ini antara lain pada penguatan sistem penjaminan mutu internal dan relevansi kurikulum. Beliau dibantu oleh Prof. Dr. Zarah Puspitaningtyas, S.Sos., SE., M.Si., QIA., QGIA., QWP (Wakil Dekan I), Drs. Joko Mulyono, M.Si (Wakil Dekan II), dan Dr. Edy Wahyudi, S.Sos., M.M (Wakil Dekan III).

Memasuki tahun akademik 2024/2025, FISIP Universitas Jember memulai babak kepemimpinan baru yang akan berlangsung hingga 2028/2029:

  • Dekan: Suyani Indriastuti, S.Sos., M.Si., Ph.D.
  • Wakil Dekan I: Dr. Selfi Budi Helpiastuti, S.Sos., M.Si
  • Wakil Dekan II: Budi Santoso, S.Sos., M.Si., Ph.D.
  • Wakil Dekan III: Dr. Edy Wahyudi, S.Sos., M.M

Di bawah kepemimpinan yang dinamis dan penuh inovasi ini, FISIP Universitas Jember terus berkomitmen untuk tidak hanya menjadi penyelenggara pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai agent of change dan center of excellence dalam kajian ilmu sosial dan politik. Dengan fondasi sejarah yang kuat dan visi ke depan yang jelas, FISIP siap berkontribusi lebih besar lagi dalam menjawab tantangan pembangunan nasional dan regional di tengah arus perubahan global yang semakin kompleks.