Menyambut dimulainya perkuliahan semester genap Tahun Akademik 2025/2026, Program Studi Hubungan Internasional (HI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember menyelenggarakan kolokium khusus mengenai pemetaan teori-teori pembelajaran. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran dekanat, dosen dan staf akademik guna memastikan kesiapan materi ajar agar tetap relevan dengan dinamika global terkini.
Fokus utama dari kolokium ini adalah menselaraskan berbagai teori pembelajaran yang akan disampaikan kepada mahasiswa selama satu semester ke depan. Penyelarasan ini dianggap krusial agar terdapat kesinambungan antar mata kuliah, sehingga mahasiswa tidak hanya menghafal teori secara parsial, tetapi mampu memahami keterkaitan konsep dalam lingkup ilmu hubungan internasional secara utuh.
Selain sinkronisasi materi, pertemuan ini juga menjadi wadah diskusi bagi para dosen untuk memetakan metode pengajaran yang paling efektif. Mengingat kompleksitas isu internasional saat ini, pemetaan teori dilakukan untuk memastikan bahwa pendekatan yang digunakan di kelas dapat menstimulasi kemampuan analisis kritis mahasiswa dalam menghadapi fenomena politik, ekonomi, dan keamanan global.
Dekan FISIP Universitas Jember, Suyani Indriastuti, S.Sos., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menekankan bahwa kolokium ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menjaga mutu akademik. Dengan adanya pemetaan yang jelas sejak awal semester, diharapkan proses belajar mengajar pada semester genap 2025/2026 dapat berjalan lebih terstruktur dan memberikan hasil yang optimal bagi perkembangan intelektual mahasiswa.
Kegiatan yang berlangsung secara intensif ini diakhiri dengan penyusunan matriks kurikulum sementara yang akan menjadi acuan bagi setiap pengampu mata kuliah. Langkah proaktif ini diharapkan mampu meningkatkan standar kualitas lulusan yang kompeten dan siap bersaing di kancah profesional maupun akademis setelah menyelesaikan masa studi mereka.