Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, pihak rektorat Universitas Jember secara resmi mengeluarkan kebijakan penyesuaian jam operasional perkuliahan melalui surat edaran Nomor: 673/DST/UN25/TU.00.01/2026 tentang Jadwal Kuliah Selama Bulan Ramadhan 1447 H pada tanggal 18 Februari 2026. Langkah ini diambil untuk memberikan keleluasaan bagi seluruh civitas akademika, baik dosen maupun mahasiswa, dalam menjalankan ibadah puasa dan rangkaian amaliah Ramadhan lainnya. Perubahan jadwal ini berlaku efektif mulai hari pertama puasa hingga menjelang cuti bersama Hari Raya Idul Fitri mendatang.
Dalam surat edaran terbaru, durasi satu satuan kredit semester (SKS) yang biasanya berlangsung selama 50 menit, kini dipangkas menjadi 35 menit. Hal ini mengakibatkan waktu berakhirnya kelas di sore hari menjadi lebih awal dari biasanya. Penyesuaian ini bertujuan agar para mahasiswa dan tenaga pengajar memiliki waktu yang cukup untuk melakukan perjalanan pulang dan mempersiapkan momen berbuka puasa bersama keluarga di rumah masing-masing.
Selain pemangkasan durasi kelas, jadwal jeda istirahat siang juga mengalami pergeseran untuk menghormati waktu salat Dzuhur dan ashar. Aktivitas laboratorium dan praktikum yang bersifat teknis disarankan untuk dilaksanakan pada pagi hari saat kondisi fisik mahasiswa masih prima. Pihak kampus juga memastikan bahwa meskipun ada pengurangan durasi waktu, kualitas materi pelajaran yang disampaikan tetap terjaga sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan.
Fasilitas pendukung di lingkungan kampus, seperti masjid dan musala, juga telah bersiap meningkatkan pelayanan dengan menyediakan takjil gratis serta agenda kajian menjelang berbuka. Kebijakan ini disambut positif oleh organisasi kemahasiswaan yang menilai bahwa suasana akademis di bulan Ramadhan tahun ini akan terasa lebih sejuk dan penuh toleransi. Pihak kantin kampus pun menyesuaikan jam operasionalnya dengan hanya melayani pembelian untuk persiapan berbuka.
Rektor berharap agar penyesuaian jadwal ini tidak mengurangi produktivitas dan semangat belajar para mahasiswa. Sebaliknya, momen Ramadhan 1447 H diharapkan menjadi ajang untuk melatih disiplin waktu dan keseimbangan antara kewajiban akademik serta spiritual. Seluruh civitas akademika diimbau untuk tetap menjaga kesehatan fisik selama berpuasa agar seluruh kegiatan pembelajaran tetap berjalan optimal hingga akhir semester.