Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (UNEJ) terus berupaya meningkatkan kualitas administrasi melalui Workshop Persuratan dan Kearsipan. Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari yakni pada tanggal 19 hingga 20 September 2026. Pemilihan lokasi acara dipersiapkan dengan sangat tepat, yakni bertempat di lingkungan Kampus Vokasi Jubung UNEJ. Workshop ini secara khusus diikuti oleh para tenaga kependidikan FISIP yang menjadi garda terdepan pelayanan administrasi kampus. Dekan FISIP UNEJ beserta jajarannya datang untuk memberikan dukungan penuh.
Pada hari pertama pelaksanaan workshop, panitia menghadirkan Citra Puspita A.E.C, seorang Arsiparis Ahli Pertama dari lingkungan UNEJ. Ia bertindak sebagai narasumber utama untuk memaparkan sosialisasi penting mengenai Implementasi Tata Naskah Dinas di lingkungan Universitas Jember. Pedoman yang disosialisasikan tersebut secara tegas mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Permendiktisaintek) Nomor 42 Tahun 2025. Peraturan ini mengatur secara komprehensif mulai dari pembuatan, pengamanan, kewenangan penandatanganan, hingga pengendalian naskah dinas dalam komunikasi kedinasan. Pemahaman regulasi baru ini dinilai sangat krusial agar standar persuratan di FISIP UNEJ senantiasa sejalan dengan arahan kementerian.
Dalam sesi pemaparannya yang interaktif tersebut, Citra Puspita menyoroti tiga poin penting yang wajib diaplikasikan oleh seluruh tenaga kependidikan. Poin pertama yang dibahas mendalam adalah pengelompokan jenis naskah dinas agar tidak terjadi kesalahan klasifikasi dokumen resmi fakultas. Selanjutnya, poin kedua berfokus pada ketentuan tata format dan penulisan yang harus seragam serta mencerminkan profesionalisme institusi pendidikan. Poin ketiga membahas secara teknis mengenai pedoman spesifikasi kertas, tata aturan tipografi, serta aturan spasi yang baku. Para peserta tampak sangat antusias menyimak setiap detail teknis tersebut karena ilmu ini bersinggungan langsung dengan tugas harian mereka.
Memasuki hari kedua pelaksanaan kegiatan, bertindak sebagai narasumber yakni Mochamad Toriqul Huda, S.Si. sebagai narasumber untuk membahas masa depan administrasi kampus. Ia membawakan materi yang sangat modern dan aplikatif, yakni mengenai urgensi serta praktik digitalisasi arsip dan dokumen instansi. Transformasi digital ini ditekankan sebagai solusi jitu untuk mencegah kerusakan dokumen fisik sekaligus mempercepat proses pencarian data. Sesi ini sukses membuka wawasan peserta tentang bagaimana teknologi dapat membuat beban kerja kearsipan menjadi jauh lebih efisien.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Workshop Persuratan dan Kearsipan ini berjalan dengan sangat lancar serta memberikan dampak positif yang nyata. Kolaborasi materi tata naskah dinas yang baku dan inovasi digitalisasi arsip menjadi bekal berharga bagi seluruh peserta. Dekan FISIP UNEJ sangat berharap ilmu yang didapat segera diimplementasikan untuk mewujudkan tata kelola administrasi yang prima. Langkah progresif tenaga kependidikan ini membuktikan komitmen nyata FISIP UNEJ dalam merespons tantangan birokrasi di era teknologi modern. Ke depannya, inovasi layanan administrasi di lingkungan FISIP UNEJ diproyeksikan akan berjalan semakin cepat, aman, dan tertata rapi.