Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember sukses menyelenggarakan Lokakarya Optimalisasi Pembelajaran Luar Prodi (PLP) pada Kamis, 12 Februari 2026. Bertempat di Ruang Internasional FISIP UNEJ, kegiatan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk mempertajam implementasi kurikulum yang adaptif dan responsif terhadap tantangan zaman. Fokus utama dari lokakarya ini adalah memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang komprehensif, tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui konversi kegiatan di luar program studi yang diakui secara akademik.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Universitas Jember. Dalam sambutannya, jajaran pimpinan menekankan bahwa program PLP bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen vital dalam meningkatkan kualitas lulusan. Sinergi antara bidang akademik dan kemahasiswaan menjadi kunci utama agar mahasiswa merasa didukung dalam mengeksplorasi kompetensi lintas disiplin, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada daya saing mereka di dunia kerja.
Kehadiran fasilitator ahli dari Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jember memberikan bobot teknis dalam diskusi ini. Para fasilitator memaparkan mekanisme pemetaan mata kuliah yang dapat dikonversikan melalui program magang, proyek desa, pertukaran pelajar, hingga riset independen. Dengan panduan yang jelas dari LP3M, diharapkan setiap program studi di lingkungan FISIP dapat menyelaraskan kurikulum mereka agar lebih fleksibel dalam mengakomodasi minat dan bakat mahasiswa tanpa mengurangi esensi capaian pembelajaran lulusan.
Secara spesifik, lokakarya ini bertujuan untuk menggenjot capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), khususnya IKU 2 mengenai mahasiswa yang mendapat pengalaman di luar kampus. Peningkatan angka partisipasi mahasiswa dalam program PLP dipandang sebagai indikator kesehatan institusi dalam memberikan layanan pendidikan yang modern. Melalui standarisasi prosedur dan pelaporan yang lebih efisien, FISIP UNEJ optimis dapat melampaui target pencapaian IKU yang telah ditetapkan oleh universitas maupun kementerian di tahun 2026 ini.
Sebagai penutup, kegiatan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi teknis terkait penyusunan dokumen kerja sama dengan mitra eksternal dan pemutakhiran sistem informasi akademik. Para peserta yang terdiri dari jajaran ketua program studi dan dosen penggerak berkomitmen untuk segera menyosialisasikan hasil lokakarya ini kepada mahasiswa. Semangat kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem akademik yang lebih dinamis, di mana batas-batas prodi tidak lagi menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk menjadi pembelajar yang tangguh dan inovatif.