Universitas Jember (UNEJ) menorehkan sejarah baru dalam tata kelola kelembagaan dengan meraih predikat AA (Sangat Memuaskan) pada evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2025. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam acara koordinasi nasional yang berlangsung pekan lalu. Capaian ini menempatkan UNEJ sebagai salah satu perguruan tinggi pionir di Indonesia yang mampu mencapai standar efektivitas dan efisiensi birokrasi pada level tertinggi.

Predikat AA menunjukkan bahwa Universitas Jember telah berhasil mengintegrasikan sistem perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja dan evaluasi akuntabilitas kinerja internal, dengan total poin mencapai 90.3. Kemendiktisaintek menilai bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan oleh universitas memiliki korelasi langsung terhadap hasil atau output yang bermanfaat bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan. Tidak hanya sekadar penyerapan anggaran, UNEJ dinilai sukses melakukan efisiensi birokrasi dan fokus pada program-program strategis yang berdampak nyata pada kualitas lulusan dan penelitian.

Rektor Universitas Jember mengungkapkan rasa bangganya atas kerja keras seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Menurut beliau, transformasi menuju predikat AA membutuhkan komitmen tinggi untuk mengubah pola pikir dari “bekerja berdasarkan rutinitas” menjadi “bekerja berdasarkan hasil”. Pihak universitas juga terus melakukan digitalisasi sistem monitoring guna memastikan seluruh unit kerja mencapai target kinerja yang telah ditetapkan dalam kontrak kinerja tahunan.

Tim evaluator dari Kemendiktisaintek memberikan catatan positif terhadap inovasi-inovasi yang dilakukan Universitas Jember, khususnya dalam sinkronisasi data kinerja di tingkat fakultas hingga universitas. Dengan perolehan predikat ini, UNEJ diharapkan dapat menjadi role model bagi perguruan tinggi lain di Indonesia dalam hal akuntabilitas publik. Keberhasilan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik serta mempermudah langkah UNEJ menuju status universitas kelas dunia (World Class University) di tahun 2028.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, pihak universitas menegaskan bahwa predikat AA bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus mempertahankan budaya kerja yang unggul. Fokus ke depan adalah memastikan bahwa akuntabilitas kinerja ini selaras dengan peningkatan prestasi mahasiswa di kancah internasional dan penguatan ekosistem riset yang inovatif. Universitas Jember berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan bangsa melalui manajemen institusi yang bersih dan melayani.

Kobarkan Semangat: 900 Mahasiswa Baru Resmi Ikuti ARUNA PKKMB FISIP Universitas Jember

Universitas Jember (UNEJ) resmi memulai rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026. Di antara ribuan peserta dari berbagai fakultas dan kampus cabang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNEJ turut...

Perkuat Pendidikan Berkelanjutan, Ilmu Kesejahteraan Sosial Finalisasi Model Pembelajaran Green Work Social Work

Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember merespons tantangan lingkungan global dengan menggelar kegiatan bertajuk "Peningkatan Kualitas Pembelajaran Berwawasan...

Dorong Riset Berdampak, FISIP Matangkan Peta Jalan Penelitian dan PKM 2026–2030

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember menyelenggarakan Lokakarya Peta Jalan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) 2026–2030 yang berlangsung di Kampus Vokasi Jubung pada tanggal 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Agenda strategis ini...

Menyambut Semester Baru, UNEJ Rilis Kalender Akademik Gasal 2026/2027

Universitas Jember (UNEJ) secara resmi telah menetapkan Kalender Akademik untuk Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Keputusan Rektor. Penetapan ini menjadi acuan utama bagi seluruh mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi tahapan administrasi dan...

Langkah Baru Pengabdian: FISIP UNEJ Gelar Tasyakuran Terbitnya SK PNS dan Jabatan Fungsional Dosen

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember menyelenggarakan acara tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas terbitnya Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus SK Jabatan Fungsional Dosen bagi para dosen di...

LKPM-FISIP UNEJ dan JFC Berkolaborasi Ukur Dampak Sosial-Ekonomi Event Pariwisata Melalui Riset Strategis

Lembaga Kajian Pemberdayaan Masyarakat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember ( LKPM-FISIP UNEJ) resmi mengimplementasikan kerja sama strategis dengan Jember Fashion Carnaval (JFC) dalam pelaksanaan Survei Valuasi Dampak Sosial-Ekonomi Event...

FISIP UNEJ Lepas 76 Calon Wisudawan: 32 Raih Predikat Cumlaude, Ajeng Anggraini Sabet IPK Tertinggi 3,96

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember kembali meluluskan sebanyak 76 calon wisudawan dari berbagai strata dan program studi. Sesi pelepasan dan yudisium yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 24 Juli 2026, di Ruang Aula FISIP,...

Akselerasi Kualitas Lulusan Siap Kerja, Prodi D3 Perpajakan FISIP UNEJ Gelar Lokakarya Bahan Kajian Vokasi Berdampak 2026

Dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan vokasi dan mencetak lulusan yang terampil serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja, Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember menggelar "Lokakarya Bahan Kajian Capaian...

Dukung Visi PT Bereputasi Internasional, FISIP Gelar Tasyakuran Pembangunan Gedung Layanan Akademik Terpadu

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember secara resmi menggelar acara tasyakuran sebagai penanda dimulainya pembangunan Gedung Layanan Akademik Terpadu. Gedung yang direncanakan berdiri megah setinggi 4 (empat) lantai ini dirancang sebagai...

Ujian Disertasi di UNEJ Ungkap Nilai Spiritual Sebagai Kunci Utama Perlindungan Tanah Adat Bali

Di tengah derasnya arus modernisasi dan pariwisata yang kian mengancam eksistensi kawasan komunal, upaya perlindungan hak atas tanah adat di Bali terus menjadi isu yang sangat krusial. Permasalahan ini dikupas tuntas secara akademis oleh I Nyoman Alit Badrika dalam...