Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI) tahun ini menggelar kongres yang ke XI. Jika tahun lalu kongres diselenggarakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, maka tahun ini kongres diadakan di Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Aceh Barat. Memang, setiap Tahun APSSI menggelar kegiatannya di berbagai kota, sehingga memberi kesempatan pada peserta untuk mengenal kolega dosen Sosiologi di berbagai kota dan juga mengenal budaya masyarakat setempat.

Prodi Sosiologi Universitas Jember kali ini mengirimkan Koordinator Prodi, Rosnida Sari S.Ag., M.Si., Ph.D untuk mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan diadakan dari tanggal 19 hingga 23 Mei 2025. Dihari pertama, diadakan penandatanganan Kerjasama antara Prodi Sosiologi UTU Meulaboh dengan Prodi Sosiologi FISIP Universitas Jember. Penandatanganan ini dilakukan oleh Dekan FISIP UTU Meulaboh, Basri, SH., M.H, yang disaksikan oleh Korprodi Sosiologi FISIP UNEJ, ketua APSSI Dr. Harmona Daulay dan Ketua Panitia Kongres APSSI XI Dr. Afrizal Tjoetra, M.Si.

Hari kedua, kegiatan awali dengan penyambutan seluruh peserta oleh rektor UTU Prof. Dr. Drs. Ishak Hasan., M.Si di depan pintu  gerbang UTU dilanjutkan dengan kongres. Konferensi  ini menghadirkan 1 keynote speaker dan 3 invited speakers. Diawali dengan  pemaparan Rektor UTU Prof. Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si, Ketua Umum APSSI Dr Harmona Daulay M.Si dan Gubernur Aceh yang diwakili oleh Staf Ahli Gubenur Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan, Restu Andi Surya, STTP., MPA. Selanjutnya pemaparan oleh invited speaker Muhammad Najib Azca Ph.D dan Prof. Dr. Eka Srimulyani Ph.D. Kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi LAMSPAK bidang Sosiologi oleh Tim Asesor Dr. Anwar dari Universitas Andalas.

Di hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat secara bersamaan. Kelompok pertama melakukan diskusi bersama masyarakat di Kantor Camat Panton Reu terkait isu Kesehatan, stunting dan pengentasan kemiskinan. Kelompok kedua mmelakukan bakti sosial di Lokasi makam Pahlawan Nasional Teuku Umar di kampung Mugo Rayeuk. Peserta konferensi melakukan kerja bhakti membersihkan lingkungan makam Teuku Umar dan menanam pohon bersama. Di kegiatan ini diumumkan juga pemenang acara lomba poster mahasiswa tingkat nasional yang diadakan oleh APSSI. Mahasiswa Sosiologi Universitas Jember atas nama Rohman Setiawan memenangi kegiatan ini dan berada di posisi 3. Semoga kemenangan ini bisa menginspirasi mahasiswa lainnya utk juga bisa menorehkan prestasi

Tiga hari kegiatan ini berjalan dengan baik yang diikuti oleh 85 peserta dari berbagai universitas di Indonesia. Diharapkan dengan kegiatan APSSI dan Pemberdayaan Masyarakat Nasional (PMN) ini dapat terbentuk relasi dan kolaborasi antar dosen yang mengikuti kegiatan tersebut.

Kobarkan Semangat: 900 Mahasiswa Baru Resmi Ikuti ARUNA PKKMB FISIP Universitas Jember

Universitas Jember (UNEJ) resmi memulai rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026. Di antara ribuan peserta dari berbagai fakultas dan kampus cabang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNEJ turut...

Perkuat Pendidikan Berkelanjutan, Ilmu Kesejahteraan Sosial Finalisasi Model Pembelajaran Green Work Social Work

Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember merespons tantangan lingkungan global dengan menggelar kegiatan bertajuk "Peningkatan Kualitas Pembelajaran Berwawasan...

Dorong Riset Berdampak, FISIP Matangkan Peta Jalan Penelitian dan PKM 2026–2030

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember menyelenggarakan Lokakarya Peta Jalan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) 2026–2030 yang berlangsung di Kampus Vokasi Jubung pada tanggal 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Agenda strategis ini...

Menyambut Semester Baru, UNEJ Rilis Kalender Akademik Gasal 2026/2027

Universitas Jember (UNEJ) secara resmi telah menetapkan Kalender Akademik untuk Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Keputusan Rektor. Penetapan ini menjadi acuan utama bagi seluruh mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi tahapan administrasi dan...

Langkah Baru Pengabdian: FISIP UNEJ Gelar Tasyakuran Terbitnya SK PNS dan Jabatan Fungsional Dosen

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember menyelenggarakan acara tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas terbitnya Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus SK Jabatan Fungsional Dosen bagi para dosen di...

LKPM-FISIP UNEJ dan JFC Berkolaborasi Ukur Dampak Sosial-Ekonomi Event Pariwisata Melalui Riset Strategis

Lembaga Kajian Pemberdayaan Masyarakat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember ( LKPM-FISIP UNEJ) resmi mengimplementasikan kerja sama strategis dengan Jember Fashion Carnaval (JFC) dalam pelaksanaan Survei Valuasi Dampak Sosial-Ekonomi Event...

FISIP UNEJ Lepas 76 Calon Wisudawan: 32 Raih Predikat Cumlaude, Ajeng Anggraini Sabet IPK Tertinggi 3,96

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember kembali meluluskan sebanyak 76 calon wisudawan dari berbagai strata dan program studi. Sesi pelepasan dan yudisium yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 24 Juli 2026, di Ruang Aula FISIP,...

Akselerasi Kualitas Lulusan Siap Kerja, Prodi D3 Perpajakan FISIP UNEJ Gelar Lokakarya Bahan Kajian Vokasi Berdampak 2026

Dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan vokasi dan mencetak lulusan yang terampil serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja, Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember menggelar "Lokakarya Bahan Kajian Capaian...

Dukung Visi PT Bereputasi Internasional, FISIP Gelar Tasyakuran Pembangunan Gedung Layanan Akademik Terpadu

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember secara resmi menggelar acara tasyakuran sebagai penanda dimulainya pembangunan Gedung Layanan Akademik Terpadu. Gedung yang direncanakan berdiri megah setinggi 4 (empat) lantai ini dirancang sebagai...

Ujian Disertasi di UNEJ Ungkap Nilai Spiritual Sebagai Kunci Utama Perlindungan Tanah Adat Bali

Di tengah derasnya arus modernisasi dan pariwisata yang kian mengancam eksistensi kawasan komunal, upaya perlindungan hak atas tanah adat di Bali terus menjadi isu yang sangat krusial. Permasalahan ini dikupas tuntas secara akademis oleh I Nyoman Alit Badrika dalam...