JEMBER — Prestasi membanggakan di kancah kebudayaan kembali diukir oleh generasi muda. Tim tari yang beranggotakan lima mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember sukses menyabet gelar Juara 1 dalam ajang Lomba Tari Tradisional Festival Bogasari 2026. Lewat koreografi yang presisi, harmoni gerak yang memikat, serta penjiwaan karakter yang kuat, penampilan mereka berhasil memukau dewan juri dan menyisihkan puluhan kelompok tari dari berbagai daerah.
Keberhasilan ini merupakan buah manis dari kolaborasi lintas program studi yang solid. Kelompok penari berprestasi tersebut terdiri dari
- Vindi Teresia (NIM 230910301072) Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial;
- Fahma Ayu Saputri (NIM 240910301133) Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial;
- Anistasia Annuru Juniar (NIM 240910201123) Program Studi Ilmu Administrasi Negara;
- Selsa Adissa Varen (NIM 240910201026) Program Studi Ilmu Administrasi Negara;
- Debi Aisyah Putri (NIM 230910202168) Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis.
Sinergi antarmahasiswa ini membuktikan bahwa dedikasi terhadap seni tradisi mampu menyatukan beragam latar belakang akademik menjadi sebuah pertunjukan yang estetik dan harmonis.
Ajang Festival Bogasari 2026 sendiri merupakan perhelatan tahunan bergengsi yang digagas oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari. Selain menjadi wadah apresiasi industri kuliner berbasis tepung terigu dan ekonomi kreatif nusantara, festival ini secara konsisten menghadirkan panggung ekspresi seni melalui Lomba Tari Tradisional. Kompetisi ini dirancang khusus untuk mendorong minat generasi muda dalam merawat, melestarikan, dan mempromosikan kekayaan tarian daerah Indonesia agar tetap relevan serta membanggakan di tengah dinamika zaman.
Proses latihan intensif dan komitmen tinggi selama berbulan-bulan menjadi kunci utama di balik pencapaian gemilang ini. Dewan juri memberikan penilaian tinggi atas ketepatan ritme, keselarasan tata busana, kerapian formasi, serta kedalaman ekspresi yang dibawakan oleh kelima penari sepanjang durasi pementasan. Kemenangan ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan almamater, tetapi juga terus memantik semangat generasi muda untuk aktif menjaga keberlanjutan warisan budaya Indonesia.