Anggota Fraksi PKB DPR RI, Muhammad Khozin, resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Administrasi dari Universitas Jember (Unej) setelah menjalani sidang promosi pada Jumat (13/2/2026). Di hadapan para penguji, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, pria yang akrab disapa Gus Khozin ini berhasil mempertahankan disertasinya di bawah bimbingan promotor Prof. Abubakar Eby Hara, dengan kopromotor Prof. Bayu Dwi Anggono dan Dr. Selfi Budi Helpiastuti. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal menambah bobot prestisius pada momen akademik yang diselenggarakan di Gedung FH Unej tersebut.

Dalam penelitiannya, Gus Khozin menyoroti rapuhnya pondasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Indonesia yang sering kali terjebak dalam konflik kepentingan. Ia mengungkapkan bahwa persoalan utama BUMD bukanlah sekadar masalah teknis manajemen, melainkan adanya ketidakselarasan antara ambisi politik, orientasi bisnis, dan kewajiban pelayanan publik. Sebagai organisasi hibrida, BUMD dipaksa memikul beban ganda: mengejar keuntungan finansial sekaligus melayani rakyat, yang jika tidak dikelola dengan desain kelembagaan yang tepat, akan memicu kinerja yang stagnan.

Lebih lanjut, legislator Komisi II ini mengkritisi sistem pengawasan BUMD yang dinilai masih sangat lemah dan terfragmentasi. Pengawasan dari pemerintah pusat dianggap kurang tajam, sementara pengawasan internal sering kali kehilangan independensinya. Kondisi ini diperparah dengan tidak terdeteksinya risiko keuangan sejak dini, sehingga pemerintah daerah kerap kali harus memberikan suntikan modal berulang tanpa adanya hasil yang signifikan bagi pendapatan asli daerah maupun kemanfaatan publik.

Gus Khozin juga tidak memungkiri bahwa intervensi politik masih menjadi “penyakit” kronis dalam pengangkatan direksi serta komisaris perusahaan daerah. Penempatan jabatan yang didasari atas kompromi politik alih-alih profesionalisme mengakibatkan tata kelola perusahaan menjadi tidak sehat dan kurang kompetitif. Disharmoni regulasi dan tumpang tindih kewenangan antarlembaga pun memperumit ruang gerak BUMD untuk berkembang secara profesional sebagai entitas bisnis yang mandiri.

Sebagai solusi konkret, Gus Khozin merekomendasikan pemerintah untuk segera merancang Undang-Undang BUMD yang bersifat terpadu. Regulasi tunggal ini diharapkan mampu mengintegrasikan standar tata kelola, sistem pengawasan, hingga mekanisme evaluasi kinerja secara nasional agar seluruh perusahaan daerah memiliki arah gerak yang seragam dan transparan. Menariknya, acara promosi doktor ini juga diwarnai dengan aksi lingkungan, di mana panitia mengganti karangan bunga konvensional dengan bibit pohon sebagai bentuk dukungan terhadap penghijauan kampus. Berikut link Youtube Ujian Terbuka Desertasi Gus Khozim

Dosen dan Peneliti UKM Malaysia Jadi Pembicara Utama Stadium General FISIP Unej: Angkat Isu Demokrasi dan Perdamaian

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember menyelenggarakan acara Stadium General (Visiting Lecture) bertajuk "Democracy and Peace" pada Senin, 7 September 2026, bertempat di Ruang Aula FISIP Universitas Jember. Kegiatan ini menghadirkan tiga...

Dekan FISIP UNEJ Resmi Buka PPMB 2026, Tekankan Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan Sosial

Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Mahasiswa Baru (PPMB) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember Tahun 2026 resmi dimulai, Sabtu (5/9/2026). Acara pembukaan diawali dengan apel pagi yang khidmat dan dihadiri langsung oleh Dekan FISIP UNEJ...

Kelana Desa Ruang Pengabdian BEM FISIP Sebagai Wujud Tri Dharma

Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, BEM FISIP UNEJ Departemen Pengabdian Masyarakat melalui program kerja Kelana Desa melaksanakan kegiatan pengabdian dengan memberikan edukasi terkait pemilahan...

Cegah Pernikahan Dini di Desa Silo, Peneliti UNEJ Rekomendasikan Model Kepatuhan Protektif Berbasis Budaya Madura

Tim peneliti dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Ilmu Administrasi Negara yang didampingi oleh dosen pembimbing dari Program Studi Sosiologi menawarkan solusi baru untuk menekan angka pernikahan dini di Kabupaten Jember, khususnya Desa...

FISIP UNEJ, Desa Wisata Adat Arjasa, dan Fakultas Ilmu Politik Universitas Dili Timor-Leste Perkuat Kolaborasi Community Engagement

Arjasa, Jember — 23 Agustus 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (UNEJ) memperkuat jejaring kolaborasi internasional melalui kegiatan Community Engagement bersama Pemerintah Desa Wisata Adat Arjasa, Kabupaten Jember, dan Fakultas...

Bangkitkan Nalar Kritis Pemuda: UKMF LIMAS FISIP UNEJ Gelar Seminar Nasional Literasi 2.0

Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) LIMAS FISIP Universitas Jember sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Literasi 2.0 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Mengusung tema "Wawasan Pembangunan Pola Kritis Generasi Muda terhadap Isu Politik", kegiatan ini berlangsung...

Cetak Pekerja Sosial Tangguh, Prodi IKS FISIP UNEJ Gelar Lokakarya Pedoman Praktik Mikro Mezzo

Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (UNEJ) sukses menggelar "Lokakarya Penyempurnaan Pedoman Praktik Mikro Mezzo" pada hari Sabtu (22/8/2026). Kegiatan akademik yang bertempat di Kampus Vokasi...

Perkuat Jejaring Internasional: FISIP UNEJ dan Universitas Dili Timor Leste Realisasikan Kerjasama Strategis

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember secara resmi merealisasikan implementasi kerja sama strategis dengan Fakultas Ilmu Politik Universitas Dili, Timor Leste. Acara bersejarah ini berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Ruang...

FISIP UNEJ Resmi Lepas Mahasiswa Magang Inovatif, Siap Ciptakan Dampak Nyata di Masyarakat

JEMBER — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember (FISIP UNEJ) secara resmi menggelar seremonial pelepasan peserta program Magang Inovatif Berdampak pada Rabu (19/8/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula FISIP Universitas Jember ini menandai...

Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Mahasiswa FISIP UNEJ Juarai Liga Debat IDN Times 2026

Ajang kompetisi adu gagasan tingkat nasional, Liga Debat Mahasiswa 2026 yan diinisiasi oleh IDN Times tahun ini mengangkat tema besar yang sangat relevan dengan dinamika kiwari, yakni “Ekonomi Kreatif dan Peluang Kerja Gen Z Indonesia”. Antusiasme yang terbangun...