JEMBER — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember terus menegaskan komitmennya dalam menjaga serta meningkatkan mutu tata kelola akademiknya. Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui agenda pengisian dokumen Audit Mutu Internal (AMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diselenggarakan pada Senin (13/7/2026). Bertempat di Ruang Internasional FISIP UNEJ, kegiatan ini menjadi pijakan strategis fakultas dalam memetakan dan mengevaluasi ketercapaian standar pelayanan pendidikan secara berkelanjutan.
Kegiatan krusial ini dihadiri langsung oleh Dekan FISIP Universitas Jember beserta seluruh jajaran Dekanat. Kehadiran pimpinan tertinggi fakultas tersebut diperkuat dengan keterlibatan aktif para Ketua Jurusan (Kajur), Sekretaris Jurusan (Sekjur), Ketua Program Studi (Kaprodi), seluruh anggota Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dan Unit Penjaminan Mutu (UPM), hingga perwakilan dosen dari setiap program studi di lingkungan FISIP UNEJ. Sinergi lintas lini ini dihadirkan untuk memastikan setiap elemen akademis memiliki pemahaman yang seragam serta mampu menyajikan data capaian kinerjanya secara presisi dan akuntabel.
Bertindak sebagai Person in Charge (PIC) sekaligus memimpin jalannya pendampingan teknis, Ketua GPM FISIP UNEJ, Dr. Belgis Hayyinatun Nufus, S.Sos., M.Kesos., menekankan pentingnya pengisian AMI dan SPMI bukan sekadar kewajiban administratif tahunan. Menurutnya, pemenuhan instrumen ini merupakan cermin keunggulan operasional yang menjadi dasar pijakan untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Akurasi data yang diunggah oleh setiap unit kerja akan menjadi fondasi utama dalam menjaga konsistensi penjaminan mutu di tingkat fakultas maupun program studi.
Melalui konsolidasi dan pengisian serentak ini, jajaran pimpinan FISIP UNEJ optimistis dapat terus memperkuat budaya mutu internal sekaligus mempertahankan serta meningkatkan raihan akreditasi program studi di bawah naungannya. Pelaksanaan evaluasi secara berkala ini diharapkan mampu mendorong FISIP UNEJ untuk mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.