Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember gelar peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dengan cara yang unik. Biasanya, peringatan Harkitnas selalu identik dengan upacara. Namun di FISIP Harkitnas diselenggarakan dengan kirab adat dan pagelaran seni budaya yang diikuti oleh dosen, karyawan dan mahasiswa FISIP.

Dekan FISIP Dr. Djoko Poernomo M,Si. mengatakan, acara yang mengusung tema “Menjadikan Seni dan Budaya Lokal Sebagai Perekat Bangsa” dalam rangka membangun semangat nasionalisme. Karena menurutnya, meneruskan perjuangan para pahlawan kemerdekaan tidak selalu dengan cara-cara militer.

“Dalam perayaan Harkitnas ini kami ingin menghadirkan miniatur Indonesia di hadapan mahasiswa. Pagelaran pakaian adat, seni dan budaya ini menggambarkan kekayaan seni dan budaya Indonesia yang harus kita jaga bersama,” ujar pria yang akrab disapa Djoko ini disela-sela acara, (25/5).

Menurut Djoko, mengenalkan seni dan budaya lokal kepada para mahasiswa menjadi agenda penting untuk merawat rasa nasionalisme. Pasalnya, sakarang ini semakin banyak budaya dan seni asing yang digandrungi sebagian masyarakat Indonesia.

“Misalnya saat pertujukan musik dan tari dari Korea atau yang biasa disebut K-Pop banyak yang nonton. Tetapi giliran pagelaran Wayang dan Reog jarang yang menonton. Kalaupun ada biasanya yang sudah tua-tua. Tentu ini kondisi yang kurang ideal,” imbuh Djoko.

Djoko mengingatkan, seni dan budaya lokal maupun nasional harus terus disemarakkan. Kejadian pengakuan seni Reog dan Batik oleh negara lain jangan sampai terulang lagi.
“Setelah Reog diakui negara lain baru kita ramai protes. Batik juga begitu semangat memakai batik setelah sempat ada pengakuan dari negara lain. Seni dan Budaya Indonesia ini adalah milik kita, milik bangs akita dan mari kita jaga bersama dengan penuh rasa bangga,” pungkas Djoko.

Sementara itu Lambang Kurnia Pratama Dalang asli Jember yang turut hadir dalam acara peringatan Harkitnas mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh FISIP. Menurutnya, pagelaran seni dan budaya ini bentuk promosi kepada mahasiswa. Oleh karena itu pria yang akbrab disapa Lambang ini memberikan hadiah wayang Gatotkaca kepa Dekan FISIP.

“Gatotkaca ini adalah tokoh kesatria dalam pewayangan yang sangat perkasa. Begitu pula dengan Dekan. Sebagai pemimpin dia harus kuat dan berjiwa kesatria,” ujar Lambang saat memberikan wayang Gatotkaca pada Dekan.

Sukseskan Jember Maju Jember Baru, FISIP UNEJ Menjalin Kerja Sama dengan BAPPERIDA Kabupaten Jember

Kamis, 9 September 2026 yang lalu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember menjalin kerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah Kabupaten Jember bertempat di Gedung Pemkab Jember Jalan Sudarman No 1 Jember. Kegiatan ini dihadiri...

Gayung Bersambut, Kolaborasi Sinergi Berdampak bagi Masyarakat, Kerjasama FISIP – BAPAS Kelas II Jember

JEMBER. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (UNEJ) memperkuat komitmen kolaborasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Jember melalui sinergi akademik dan praktik pelayanan sosial yang berorientasi pada manfaat nyata bagi...

Dosen dan Peneliti UKM Malaysia Jadi Pembicara Utama Stadium General: Angkat Isu Demokrasi dan Perdamaian

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember menyelenggarakan acara Stadium General (Visiting Lecture) bertajuk "Democracy and Peace" pada Senin, 7 September 2026, bertempat di Ruang Aula FISIP Universitas Jember. Kegiatan ini menghadirkan tiga...

Dekan FISIP UNEJ Resmi Buka PPMB 2026, Tekankan Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan Sosial

Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Mahasiswa Baru (PPMB) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember Tahun 2026 resmi dimulai, Sabtu (5/9/2026). Acara pembukaan diawali dengan apel pagi yang khidmat dan dihadiri langsung oleh Dekan FISIP UNEJ...

Kelana Desa Ruang Pengabdian BEM FISIP Sebagai Wujud Tri Dharma

Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, BEM FISIP UNEJ Departemen Pengabdian Masyarakat melalui program kerja Kelana Desa melaksanakan kegiatan pengabdian dengan memberikan edukasi terkait pemilahan...

Cegah Pernikahan Dini di Desa Silo, Peneliti UNEJ Rekomendasikan Model Kepatuhan Protektif Berbasis Budaya Madura

Tim peneliti dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Ilmu Administrasi Negara yang didampingi oleh dosen pembimbing dari Program Studi Sosiologi menawarkan solusi baru untuk menekan angka pernikahan dini di Kabupaten Jember, khususnya Desa...

FISIP dan Institute of Malaysian and International Studies (IKMAS) Jajaki Kerja Sama Strategis Bidang Akademk & Riset

JEMBER — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember (FISIP UNEJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kunjungan delegasi Institute of Malaysian and International...

FISIP UNEJ, Desa Wisata Adat Arjasa, dan Fakultas Ilmu Politik Universitas Dili Timor-Leste Perkuat Kolaborasi Community Engagement

Arjasa, Jember — 23 Agustus 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (UNEJ) memperkuat jejaring kolaborasi internasional melalui kegiatan Community Engagement bersama Pemerintah Desa Wisata Adat Arjasa, Kabupaten Jember, dan Fakultas...

Bangkitkan Nalar Kritis Pemuda: UKMF LIMAS FISIP UNEJ Gelar Seminar Nasional Literasi 2.0

Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) LIMAS FISIP Universitas Jember sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Literasi 2.0 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Mengusung tema "Wawasan Pembangunan Pola Kritis Generasi Muda terhadap Isu Politik", kegiatan ini berlangsung...

Cetak Pekerja Sosial Tangguh, Prodi IKS FISIP UNEJ Gelar Lokakarya Pedoman Praktik Mikro Mezzo

Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (UNEJ) sukses menggelar "Lokakarya Penyempurnaan Pedoman Praktik Mikro Mezzo" pada hari Sabtu (22/8/2026). Kegiatan akademik yang bertempat di Kampus Vokasi...