Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember sukses menyelenggarakan “Lokakarya Penyelarasan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) FISIP Tahun 2026” yang berlangsung selama dua hari pada Kamis hingga Jumat, 16–17 Juli 2026, bertempat di Ruang FISIP 1 Kampus Program Vokasi Jubung Universitas Jember. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP Universitas Jember, Suyani Indriastuti, S.Sos., M.Si., Ph.D., serta dihadiri oleh 70 peserta dari unsur pimpinan dekanat, Gugus Penjaminan Mutu (GPM), Unit Penjaminan Mutu (UPM) prodi, ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, kepala laboratorium, tim pengembang kurikulum, hingga perwakilan dosen dan tenaga kependidikan. Lokakarya ini dirancang sebagai forum kolaboratif untuk memperkuat tata kelola fakultas berbasis Good Faculty Governance dan mengokohkan budaya mutu (quality culture) secara berkelanjutan di lingkungan FISIP Universitas Jember.
Penyelarasan dokumen SPMI ini menjadi langkah krusial dan mendesak seiring diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi serta Peraturan Rektor Universitas Jember Nomor 2 Tahun 2026 tentang SPMI Universitas Jember. Dalam sambutannya, Dekan FISIP menegaskan pentingnya proses penurunan (cascading) standar dan indikator mutu universitas ke tingkat fakultas agar terjemahan operasionalnya lebih spesifik, terukur, dan kontekstual dengan karakteristik rumpun keilmuan sosial dan politik. Melalui penerapan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP), dokumen turunan SPMI ini diplot sebagai instrumen utama dalam penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED), akselerasi pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU 1 hingga IKU 8), serta kesiapan menghadapi evaluasi akreditasi nasional oleh BAN-PT/LAM maupun sertifikasi internasional.
Rangkaian acara hari pertama diisi dengan pemaparan materi dari narasumber eksternal, Dr. Lina Miftahul Jannah, S.Sos., M.Si. dari Tim SPMI Universitas Indonesia, yang hadir secara daring via Zoom untuk mengupas Kebijakan dan Implementasi SPMI Perguruan Tinggi. Sesi selanjutnya diisi dengan simulasi sinergi SPMI fakultas dan universitas yang dipandu secara interaktif oleh fasilitator LPMPP Universitas Jember, Dr. Yulia Indrawati, S.E., M.Si. Memasuki sesi siang hingga sore, para peserta menerima bimbingan teknis intensif terkait penyelarasan Kebijakan SPMI dan Manual SPMI yang disampaikan oleh fasilitator GPM FISIP, Dr. Belgis Hayyinatun Nufus, S.Sos., M.Kesos. dan Sari Dewi Poerwanti, S.Sos., M.Kesos.
Memasuki hari kedua pada Jumat, 17 Juli 2026, lokakarya berfokus penuh pada Bimbingan Teknis Penyelarasan rincian dokumen standar akademik dan non-akademik. Seluruh peserta terbagi dalam tim kerja untuk membedah 14 Standar SPMI yang terbagi ke dalam tiga dokumen utama output kegiatan, yaitu Standar Pendidikan SPMI (poin 1–8: Standar Kompetensi Lulusan, Proses Pembelajaran, Penilaian, Pengelolaan, Isi, Dosen dan Tenaga Kependidikan, Sarana dan Prasarana, serta Pembiayaan), Standar Penelitian SPMI (3 standar pada poin 9–11: Standar Luaran, Proses, dan Masukan Penelitian), serta Standar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) (poin 12–14: Standar Luaran, Proses, dan Masukan Pengabdian kepada Masyarakat). Hasil akhir dari bimbingan teknis ini menargetkan pemenuhan 7 dokumen SPMI FISIP Tahun 2026 yang akuntabel dan tersinkronisasi langsung dengan sistem informasi manajemen universitas, seperti platform SIJAMU dan SISTER UNEJ.
Sebagai rencana tindak lanjut keberlanjutan program, Ketua Person in Charge (PIC) Kegiatan, Jati Arifiyanti, S.Sosio., M.A., menjelaskan bahwa hasil rumusan lokakarya ini akan segera disosialisasikan kepada seluruh civitas akademika FISIP, dilanjutkan dengan tahap uji coba implementasi selama 3 hingga 6 bulan di setiap unit kerja. Selama masa uji coba, fakultas akan mengumpulkan umpan balik pengguna, membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) berkala, mengintegrasikan dokumen ke dalam sistem digital fakultas, serta melakukan revisi secara periodik. Komitmen komprehensif ini diharapkan mampu menjadikan FISIP Universitas Jember sebagai fakultas yang adaptif, transparan, dan berdaya saing global.